Langsung ke konten utama

Beli Mobil di Jakarta Selain Harus Punya Garasi, Asuransi Mobil All Risks Juga Wajib


PLT Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengingatkan setiap warga DKI yang ingin membeli mobil agar mempersiapkan garasi. Anjuran pemprov ini sangat beralasan karena banyak warga DKI Jakarta yang telah memiliki kendaraan roda empat ini memarkir kendaraan mereka di jalanan umum. Tapi bukan hanya garasi yang dibutuhkan untuk warga Jakarta yang ingin memiliki kendaraan, asuransi mobil all risks sebaiknya juga diwajibkan.

Peraturan Daerah No. 5 Tahun 2014 yang diterbitkan bulan April 2014, mengatur jika seseorang ingin membeli mobil harus ada keterangan jika ia sudah mempersiapkan garasi untuk menyimpan mobil tersebut.

Meskipun telah diterbitkan pada era Gubernur Joko Widodo, perda ini belum disosialisasikan secara menyeluruh kepada masyarakat DKI Jakarta. Makanya tidak jarang kita bisa melihat puluhan mobil parkir di jalanan umum jakarta setiap malam. 

Dalam Pasal 140 Perda 5 tahun 2014 disebutkan soal larangan tersebut:
(1) Setiap orang atau badan usaha pemilik kendaraan bermotor wajib memiliki atau menguasai garasi.
(2) Setiap orang atau badan usaha pemilik kendaraan bermotor dilarang menyimpan Kendaraan Bermotor di ruang milik Jalan.
(3) Setiap orang atau badan usaha yang akan membeli kendaraan bermotor wajib memiliki atau menguasai garasi untuk menyimpan kendaraannya yang dibuktikan dengan surat bukti kepemilikan garasi dari Kelurahan setempat.
(4) Surat bukti kepemilikan garasi sebagaimana dimaksud pada ayat (3) menjadi syarat penerbitan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor.
(5) Ketentuan lebih lanjut mengenai kepemilikan Kendaraan Bermotor diatur dengan Peraturan Gubernur.

Read more at https://kumparan.com/muhamad-iqbal/djarot-ingatkan-aturan-beli-kendaraan-wajib-punya-garasi#qHhitoWfCV7xgAhY.99

DPRD DKI mendukung insiatif dari Pemprov dengan catatan: sangsi penderekan dan pengandangan mobil yang diparkir tanpa garasi harus dilakukan secara manusiawi. Oleh karena itu DPRD (KOMISI B) dan juga dinas terkait (DISHUB) akan melakukan rapat untuk mengatur aplikasi aturan Perda 5 tahun 2014 tersebut.

Tujuan dari terbitnya Perda No. 5 tahun 2014 sangat jelas, yaitu mengurangi kemacetan di Jakarta yang semakin tidak manusiawi. Pemerintah mengajak masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor agar bertanggung jawab untuk mengurangi kemacetan dengan tidak memarkirkan kendaraan pribadi yang mereka miliki di jalanan umum.

Selain menjadi penyebab kemacetan di Jakarta, bagi pemilik kendaraan juga akan memiliki resiko besar kehilangan kendaraan bermotor yang dimilikinya. Untuk itu pemilik kendaraan sebaiknya memiliki perlindungan berupa asuransi mobil. Bagi pemilik mobil yang belum memiliki garasi memiliki polis asuransi mobil wajib hukumnya. Minimal asuransi kendaraan yang dibutuhkan adalah asuransi TLO (Total Loss Only).

Asuransi TLO adalah asuransi yang akan memberikan penggantian ketika kendaraan yang diparkir mengalami musibah pencurian. Kendaraan yang tidak disimpan di garasi memiliki resiko pencurian yang sangat besar. Premi asuransi TLO tidak akan sampai satu juta rupiah untuk satu tahun perlindungan.

Selain merugikan pengguna jalan lain (menyebabkan kemacetan saat parkir), tidak jarang karena padatnya laju kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat di ibukota Indonesia membuat pergesekan antara kendaraan yang sedang bergerak. Gesekan atau benturan yang terjadi di jalanan akan membuat para pengemudi saling bersitegang tentang siapa yang salah.

Masalah siapa yang menanggung perbaikan kendaraan merupakan inti dari pertengkaran tersebut. Bagi pemegang polis asuransi mobil all risks hal ini tidak akan menjadi soal. Premi yang dibayarkan oleh pemegang asuransi kendaraan akan menanggung biaya perbaikan dari kendaraan pemegang polis maupun kendaraan yang ditabrak. Oleh karena itu biaya polis asuransi mobil all risks yang cukup mahal ditawarkan oleh beberapa asuransi seperti asuransi umum mega sebenarnya sangat reasonable.

asuransi mobil all risks asuransi umum mega

Tanpa asuransi mobil all risks yang bagus pemilik kendaraan akan berseteru dan membuat kemacetan yang cukup panjang. Mungkin beberapa dari pembaca pernah merasakan jika pergi ke kantor atau ke klien yang biasanya jalanannya lancar malah tersendat karena diujung sana ada dua orang yang sedang bersitegang karena kendaraan mereka berbenturan.

Dengan memiliki asuransi mobil all risks, pastikan kalau polis yang sekarang dimiliki atau penawaran asuransi yang diberikan memiliki klausula Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga. Kenapa?

Jika klausula ini tidak ada dalam ikhtisar polis kendaraan maka pihak asuransi tidak akan memberi penggantian terhadap kendaraan yang ditabrak.

Syarat dari pengaktifan klausula Third Party Liability atau Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga adalah adanya sebuah surat dari korban kepada pelaku penabrakan agar mengganti kerusakan terhadap kendaraannya (baca: korban tabrakan).

Jika dua pemilik kendaraan yang bersitegang tadi masing-masing memiliki asuransi mobil all risks yang juga memiliki klausula TPL, pihak asuransi akan berkoordinasi kepada asuransi lainnya untuk memperbaiki kendaraan masing-masing nasabah. Jadi tidak perlu marah-marah yang mengakibatkan kemacetan panjang karena menabrak kendaraan orang lain.

Asuransi all risk mobil meliputi apa saja?

Selain dari Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga atau TPL, asuransi mobil juga melindungi pengemudi (Anda atau karyawan) dan juga penumpang kendaraan dalam perluasan jaminan personal accidents.

Bagi pembaca yang memiliki asuransi all risk garda oto, asuransi mobil all risk sinarmas dan ingin mendapatkan keringanan pembayaran premi berupa diskon premi untuk mendapatkan asuransi mobil all risk termurah, hubungi saya. Saya akan berikan penawaran untuk produk asuransi Mega Kendaraan dan produk asuransi syariah. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asuransi Umum Mega; Bekerja di Perusahaan Asuransi Milik Anak Negeri

Saya sudah hampir tujuh tahun bekerja di PT. Asuransi Umum Mega atau Mega Insurance. Selama tujuh tahun tersebut saya melihat rekan-rekan yang datang dan pergi. Berbagai kisah saya lalui dengan rekan-rekan seprofesi, ada masa saya menjadi seorang "murid" dan ada masa saya menjadi seorang "mentor." Mega Insurance Indonesia, sekarang tidak lagi menjadi sebuah tempat mencari nafkah tapi lebih dari itu, Mega Insurance Indonesia adalah sebuah keluarga besar baru bagi saya.

Saya kurang tahu bagaimana situasi di perusahaan lain. Karena saya belum punya kesempatan berganti bahtera sebagaimana teman-teman baru saya. Namun pengakuan dari rekan-rekan yang baru bergabung sangat membanggakan. Tidak ada perusahaan lain yang seperti Asuransi Umum Mega, kata mereka. Penilaian mereka berdasarkan pada kategori situasi pertemanan dan kekeluargaan yang dirasakan di perusahaan ini dan perusahaan sebelumnya.

Jika rekan-rekan baru saya menilai dari sisi bisnis, mereka melihat lebih baik …

Premi Asuransi Kebakaran Terbaik Dari Mega Insurance Indonesia Syariah

Setiap orang pasti menginginkan untuk mendapatkan pengalaman terbaik dari sebuah pelayanan. Kita semua pasti menginginkan pelayanan yang kita terima sesuai dengan harga yang telah kita keluarkan. Asuransi Umum Mega sangat mengerti hal tersebut dan bagi seorang kami, pemegang polis asuransi kebakaran dari Mega Insurance Indonesia akan mendapatkan premi asuransi kebakaran terbaik yang juga disertai dengan manfaat asuransi yang dibeli.

Polis Asuransi kebakaran yang ditawarkan oleh Asuransi Umum Mega merupakan sebuah proteksi bagi aset-aset yang berharga bagi individu maupun korporasi. Bangunan yang telah didirikan dengan darah dan keringat Anda seperti:
rumah tinggal impiantoko gudangpabrikdan bangunan lainnya. akan terproteksi nilainya dengan membayar rate premi asuransi kebakaran dari penerima the best risk management Karim Konsulting. Berikut ilustrasi rate premi asuransi kebakaran termurah yang kami miliki untuk Anda: 
Bangunan yang akan anda asuransikan adalah rumah tinggal. Untuk ba…

Inilah Manfaat Asuransi Bagi Anda & Keluarga Tapi Sering Dianggap Lalu

Pentingkah asuransi? Kalau Anda bertanya pada saya, jawaban saya penting. Bukan karena saya bekerja di salah satu perusahaan Asuransi sehingga jawaban saya menjawab asuransi itu penting tapi karena beberapa kali saya merasakan manfaat asuransi khususnya asuransi kesehatan baik dari pemerintah (BPJS) maupun asuransi kesehatan dari kantor.

Pengalaman Anda dan saya mungkin berbeda-beda tentang berasuransi. Mungkin Anda pernah mengajukan klaim asuransi lalu ditolak. Dari pengalaman tersebut Anda menjadi menolak segala bentuk asuransi. Bisa jadi juga Anda punya pengalaman seperti saya, ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap kesehatan maupun kerugian terhadap harta benda yang Anda miliki pengelola asuransi membuktikan janjinya dengan memberikan ganti rugi.

Kalau Anda menolak bentuk asuransi, sudahkan Anda persiapkan bekal jika terjadi sesuatu sehingga tabungan yang selama ini disimpan jadi terkuras? Kalau Anda belum mempersiapkan bekal, maka persiapkan sekarang juga. Bagaima…