Blogspot atau Wordpress Untuk Adsense? Berikut Pertimbangan Untuk Anda

Blogspot atau Wordpress Untuk Adsense? Jika anda bertanya kepada saya untuk memilih platform blogging mana yang akan menghasilkan dolar dari adsense maka saya akan menyarankan anda untuk menggunakan wordpress.

Wordpress yang saya maksud adalah software content management system yang dibagikan oleh Automatic untuk digunakan oleh para blogger di dunia.

Jika anda memilih untuk menggunakan cms wordpress ini untuk mendapatkan penghasilan melalui program adsense google maka anda harus mempersiapkan modal.

Modal yang anda perlukan untuk membuat website dengan platform wordpress tidak besar. Cukup anda mulai dengan paket managed wordpress dengan hosting berbagi (shared hosting) maka anda dapat membuat website yang profesional.
google adsense logo
logo lama google adsense
Saya sendiri menggunakan cms wordpress dan hosting di fastcomet untuk blog gado-gado yang mulai mendapatkan penghasilan dari adsense.

Hosting Wordpress Untuk Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Dari Situs Layanan Hosting Bluehost.com

Jika anda ingin mempunyai sebuah bisnis tetapi masih belum yakin bisnis ini akan berhasil saran saya mulailah bisnis online.

Dengan memulai bisnis secara online anda hanya membutuhkan modal sebuah website toko online.

Biaya untuk membuat website toko online ini tidak terlalu besar (jika anda membuatnya sendiri) dan anda bisa mengukur perkembangan ide bisnis anda dalam rentang waktu yang singkat.

Mungkin anda tidak akan sependapat dengan saya.

Pasalnya banyak toko online yang memberikan akses gratis untuk memulai bisnis secara online tanpa harus membuat website.

Pendapat anda ada benarnya namun dengan menumpang di lapak orang lain anda memiliki keterbatasan dalam mengoptimalkan penghasilan anda.

Sebagai contoh anggaplah anda membuka akun sebagai seller di ecommerce seperti bukalapak.com atau tokopedia.com.

Dua situs ecommerce ini merupakan situs yang saya ketahui mulai diminati oleh setiap pelaku usaha menengah kecil.

Cukup dengan mendaftarkan diri ke situs-situs tersebut dengan email yang anda miliki lalu memverifikasi email pendataran anda, sebuah lapak akan disediakan oleh pengelola situs.

Meskipun pendaftarannya gratis untuk melakukan optimisasi terhadap lapak anda, ada banyak hal yang tidak dapat anda lakukan. Salah satu optimisasi yang tidak bisa anda lakukan adalah mempraktekkan teknik seo terbaru.

Selain itu anda juga diharuskan untuk mematuhi segala peraturan yang berlaku sebagai user (anggota) di situs bukalapak atau tokopedia tersebut.

Jika anda melanggar peraturan yang berlaku maka lapak anda bisa jadi di non-aktifkan secara sepihak dan pelanggan anda akan pindah ke toko online yang lain.

Selain keterbatasan yang diakibatkan peraturan yang harus anda patuhi hal lain yang akan menjadi batasan anda adalah visibilitas produk anda sendiri.

Jika anda ingin seorang pengunjung situs tokopedia atau bukalapak mencari produk yang anda jual maka anda akan diminta berinvestasi ke situs ecommerce tersebut dengan mendepositkan sejumlah dana. Dan produk anda akan langsung berada di depan alias langsung ditemukan oleh pengunjung tapi bagaimana jika pelanggan baru anda berasal dari mesin pencari seperti google?

Inilah bedanya mempunyai toko online sendiri dengan "menumpang" di lahan orang lain. Pengalaman dari teman saya yang juga menumpang lapak tetapi juga membuat toko online sendiri semoga bisa memberi tambahan wawasan kepada anda.

Cara Membuat Template Blog Sendiri Online (Sebuah Studi Kasus)

Cara Membuat Template Blog Sendiri Online (Sebuah Studi Kasus) - Jangan lihat buku dari kofernya kata pepatah. Tapi hal tersebut tidak berlaku bagi sebuah bisnis online yang berbasis blog. Desain blog atau tampilan blog menjadi sebuah hal yang sangat penting yang diperhatikan pengunjung saat mereka mengunjungi blog kita.

Jika tampilan blog kita ringan dan menarik pengunjung akan betah berlama-lama di blog yang kita kelola. Akibatnya konversi terhadap monetisasi blog yang anda pilih akan semakin lebih besar.

Bagaimana cara kita mengetahui jika tampilan blog saat ini sudah eye catching? Mudah saja. Cobalah anda minta pendapat dari teman-teman atau keluarga anda. Saya sendiri mencoba meminta feedback terhadap blog ini kepada teman kantor?

Hasilnya...

Teman saya mengatakan jika tampilan blog saya tidak menarik. Jawaban dari teman saya tersebut menjadi sebuah motivasi bagi saya untuk memperbaiki tampilan blog.

Pertanyaannya adalah haruskah saya membeli template blog premium atau saya usahakan sendiri membuat template blog?